Text
Implementasi Metode Simple Additive Weighting (SAW) Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Media Tanam Yang Sesuai Dengan Kebutuhan Tanaman Hortikultura
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan berbasis web guna membantu petani dalam memilih media tanam yang paling sesuai bagi lima jenis tanaman sayuran, yaitu kangkung, bayam, cabai rawit, tomat, dan selada. Permasalahan utama yang diangkat adalah kesulitan dalam menentukan kombinasi media tanam terbaik ketika faktor-faktor seperti pH tanah, kapasitas menahan air, dan ketersediaan bahan lokal berbeda-beda di setiap kondisi lapangan. Sistem ini dirancang untuk mengatasi kompleksitas ini dengan menyediakan rekomendasi yang adaptif dan spesifik. Tahap awal sistem ini menggunakan fungsi generate_dataset() untuk membangkitkan 2500 skenario alternatif media tanam. Setiap skenario merepresentasikan kombinasi jenis tanaman, ukuran media, resep bahan, pH tanah, kapasitas menahan air, dan ketersediaan bahan lokal. Variasi pH dihasilkan secara acak (asam, optimal, basa), sedangkan bahan dipilih antara 50%–100% dari resep
untuk mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Dataset ini kemudian menjadi input metode Simple Additive Weighting (SAW) yang bertugas menghitung skor setiap alternatif media tanam. Proses SAW meliputi normalisasi nilai kriteria (pH, kapasitas air, ketersediaan bahan), pemberian bobot (pH = 0,35; kapasitas = 0,25; ketersediaan = 0,40), perhitungan matriks keputusan, matriks normalisasi, matriks terbobot, dan penjumlahan skor akhir. Berdasarkan hasil perhitungan, 10 alternatif terbaik memiliki skor SAW maksimum 1.0000. Kombinasi unggulan berupa tanah dan
pupuk kandang (R_A) dengan pH optimal (6,01–7,50), kapasitas air tinggi, dan bahan tersedia sepenuhnya. Sistem ini membuktikan bahwa integrasi antara pembangkitan dataset realistis dan metode Simple Additive Weighting (SAW) berbasis web mampu menghasilkan rekomendasi media tanam yang akurat, adaptif, dan mudah diakses, mendukung petani dalam pengambilan keputusan yang lebih efektif di lapangan.
| S250238 | SKR-2025 FIT i | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain