Text
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Daerah Prioritas Rehabilitasi Pascabencana Alam Di Kab Mamasa Menggunakan Algoritma Multi-Factor Evaluation Proccess (MFEP)
Penentuan daerah prioritas untuk rehabilitasi pascabencana alam di Kabupaten Mamasa memerlukan pendekatan yang terstruktur dan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu pemerintah dalam menentukan wilayah yang harus diprioritaskan dalam program rehabilitasi pascabencana. Dengan menggunakan pendekatan berbasis algoritma Multi-Factor Evaluation Process (MFEP), penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi yang sistematis, transparan, dan objektif.
Masalah yang sering dihadapi adalah kompleksitas data dan beragamnya faktor yang harus dipertimbangkan, seperti tingkat kerusakan infrastruktur, dampak sosial ekonomi, jumlah korban terdampak, dan potensi bahaya lanjutan. Dalam pengambilan keputusan manual, terdapat risiko bias subjektif dan ketidakefisienan, yang dapat menghambat alokasi sumber daya secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang mampu mengolah data secara akurat untuk menghasilkan rekomendasi prioritas daerah yang mendesak.
Algoritma MFEP digunakan sebagai metode utama dalam SPK ini karena kemampuannya dalam mengolah data kuantitatif dan kualitatif dari berbagai kriteria yang relevan. MFEP bekerja dengan memberikan bobot pada setiap kriteria berdasarkan tingkat kepentingannya, kemudian menghitung skor akhir untuk setiap alternatif wilayah. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tingkat kerusakan, aksesibilitas, populasi terdampak, dan prioritas strategis. Proses penilaian dilakukan dengan membandingkan setiap daerah berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, menghasilkan peringkat prioritas yang jelas dan terukur.
hasil dari metode mfep alternatif A7 daerah kec. Tabulahan dengan bencana tanah longsor merupakan prioritas daerah rehabilitasi terdampak bencana dengan nilai 14.00 dan kec. Tawalian menjadi daerah prioritas kedua dengan nilai 13.50 untuk rehabilitasi daerah pascabencana alam di kabupaten mamasa.
| S250239 | SKR-2022 ILL s | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain