Text
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lumut Sebagai Media Tanam Anggrek Menggunakan Metode Fuzzy Logic Tsukamoto
Produktivitas budidaya anggrek seringkali terkendala dalam pemilihan media tanam yang tepat, terutama dalam menentukan jenis lumut yang sesuai dengan kebutuhan fisiologis tanaman. Banyak petani anggrek masih mengalami kesulitan dalam memilih lumut yang ideal, sehingga pertumbuhan dan kualitas bunga tidak optimal. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dapat membantu dalam memberikan rekomendasi media
tanam yang sesuai dengan kondisi kebutuhan anggrek. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy Logic Tsukamoto dengan empat kriteria yaitu kelembapan, tekstur lumut, daya serap air, dan pH media tanam. Alternatif lumut yang digunakan meliputi lumut hijau (Hypnum cupressiforme), lumut putih (Sphagnum moss), lumut daun (Leucobryum glaucum), lumut gambut (Sphagnum palustre), dan lumut hati (Riccardia chamedryfolia).
Dari hasil perhitungan diperoleh nilai rekomendasi tertinggi pada lumut putih dengan skor 0,7750, diikuti oleh lumut gambut dengan skor 0,7235, lumut hijau 0,6125, lumut daun 0,4875, dan lumut hati 0,3520. Sistem yang dibangun terbukti mampu memberikan rekomendasi jenis lumut terbaik secara objektif sesuai kondisi kebutuhan tanaman anggrek, sehingga dapat membantu petani maupun penghobi anggrek dalam meningkatkan kualitas pertumbuhan dan produktivitas tanaman.
| S250270 | SKR-2025 NAU s | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain