Text
Rancang Bangun Sistem Monitoring Dan Kontrol Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet Of Things (IoT)
Budidaya jamur tiram membutuhkan pengendalian lingkungan yang stabil meliputi suhu, kelembaban, pH, intensitas cahaya, dan kadar CO₂. Metode konvensional yang masih banyak digunakan petani sering menyebabkan ketidakstabilan kondisi, pemborosan sumber daya, serta penurunan produktivitas. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring serta kontrol otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi budidaya jamur tiram. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang
terintegrasi dengan sensor DHT22 (suhu dan kelembaban), MH-Z19 (CO₂), sensor pH, dan sensor LDR (cahaya). Data dari sensor diproses untuk mengendalikan aktuator berupa kipas, pompa penyiraman, pompa nutrisi, serta lampu melalui modul relay. Informasi kondisi lingkungan ditampilkan pada LCD dan dapat dipantau secara real-time menggunakan aplikasi Blynk melalui smartphone. Algoritma kontrol dirancang agar setiap parameter lingkungan tetap berada pada kisaran optimal, dengan penyiraman dan pengaturan perangkat dijalankan secara otomatis maupun manual melalui aplikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan pengendalian lingkungan secara otomatis serta memberikan respons cepat saat terjadi perubahan kondisi. Walaupun beberapa hasil uji belum sepenuhnya berada pada standar optimal (suhu 22–28 °C, kelembaban 80–90%, CO₂ 500–1000 ppm), sistem tetap berfungsi efektif dalam menjaga kestabilan lingkungan. Dengan
demikian, sistem ini dapat membantu petani dalam mengurangi ketergantungan pada pengamatan manual, meningkatkan efisiensi pengelolaan, serta mendukung produktivitas budidaya jamur tiram.
| S250346 | SKR-2025 DES r | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain