Text
Sistem Pengatur Pengharum Ruangan Menggunakan Electronic Nose (E-Nose) Berbasis Internet Of Things (IoT)
Kenyamanan ruangan sangat dipengaruhi oleh kualitas udara dan aroma. Pengharum ruangan konvensional yang berbasis waktu tidak mempertimbangkan kondisi aktual ruangan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Pengatur Aroma Pengharum Ruangan berbasis Electronic Nose (E-Nose) dan Internet of Things (IoT) untuk mendeteksi intensitas aroma kopi secara realtime serta mengatur penyemprotan sesuai preferensi pengguna. Metodologi yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari ESP32 sebagai pengendali utama, sensor MQ-3, MQ-135, TGS2602 untuk mendeteksi senyawa volatil pada aroma kopi, serta solenoid sebagai aktuator penyemprot. Data sensor diproses menggunakan algoritma pembobotan untuk menghasilkan nilai persentase
intensitas aroma, kemudian ditampilkan pada aplikasi Blynk yang juga berfungsi sebagai kontrol jarak jauh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi intensitas aroma kopi dengan akurasi yang divalidasi oleh pengujian manusia (human validation). Sistem dapat bekerja semi-otomatis, menjaga aroma sesuai kategori pilihan (ringan, sedang, kuat). Pada ruangan 4×3 m, pengharum bertahan hingga 32 hari, sedangkan pada ruangan 8×5 m bertahan 12 hari. Sistem ini terbukti lebih aktual dibanding metode konvensional sekaligus memberikan fleksibilitas bagi
pengguna.
| S250349 | SKR-2025 SAD s | Perpustakaan Universitas Handayani Makassar | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain